Paniai — Gelombang keresahan warga Paniai , Papua Tengah, terus meningkat. Praktik perjudian togel yang sempat meredup kembali menggeliat, bahkan kali ini dinilai jauh lebih nekat. Warga menuding sosok bandar besar berinisial Alung berada di balik berputarnya jaringan togel yang telah lama meresahkan tersebut.
Warga menunjukkan sejumlah titik yang kini menjadi pusat aktivitas perjudian, mulai dari togel hingga dadu dan rolex. Lokasinya area Pasar Paniai Aktivitas berlangsung terang-terangan tanpa rasa takut.
Ironisnya, beberapa lokasi yang digunakan justru berada dipasar Paniai . Situasi ini membuat warga semakin khawatir, sebab praktik ilegal itu berlangsung dengan pusat kegiatan masyarakat.
Kekhawatiran publik makin memuncak setelah mencuat isu bahwa Bos Alung diduga dulu Buka Togel dipuncak.setelah lari dipuncak garagara tidak dapat bayar orang yang kena angka dan sekarang buka aktivitas kabupaten di Paniai dan Deiyai,Informasi tersebut beredar luas dari mulut ke mulut dan menimbulkan dugaan kuat adanya “tameng” yang membuat aktivitas judi tidak pernah benar-benar berhenti meski berkali-kali dibubarkan aparat.
Pantauan awak media memperlihatkan transaksi togel berjalan mulus tanpa hambatan. Sejumlah titik di Pasar Enaro Paniai , tampak menjadi lokasi favorit para pengecer. Mereka menawarkan nomor secara terbuka, seolah-olah aktivitas itu mendapat perlindungan.
Beberapa pengecer bahkan berani menghampiri warga di warung, kios, hingga area pinggir jalan. Cara mereka berjualan togel disebut tak berbeda dengan menjajakan rokok dan barang kebutuhan harian. “Orang jual togel kayak jual rokok. Bebas sekali,” ujar salah seorang warga.
Menurut warga lainnya, jaringan togel ini seperti tidak pernah benar-benar padam. Setiap kali aparat melakukan razia atau pembubaran, dalam hitungan hari aktivitas kembali muncul. “Tidak ada efek jera. Dibubarkan hidup lagi. Makanya kami curiga, pasti ada yang jaga,” ungkap seorang warga yang meminta namanya disamarkan.
Kekecewaan warga semakin memuncak karena penindakan aparat dinilai hanya menyasar pengecer kecil. “Yang ditangkap cuma yang jual di pinggir jalan. Bandarnya mana? Kalau si bandar Frans kaki tangan Bos besar Alung itu tidak disentuh, sama saja bohong,” tegas warga lainnya.
Dugaan bahwa jaringan togel ini kebal hukum pun mencuat ke permukaan. Banyak warga mulai mempertanyakan komitmen aparat penegak hukum. Bahkan, kekhawatiran tentang keterlibatan oknum aparat juga menyeruak
Seorang tokoh masyarakat Paniai meminta aparat memberikan penjelasan terbuka kepada publik. Menurutnya, isu mengenai keterlibatan oknum aparat dalam melindungi praktik perjudian harus diusut tuntas. “Kalau benar ada hubungan dengan oknum, ini harus dibongkar. Ini soal kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, kritik terhadap aparat makin keras terdengar. Warga menilai penindakan selama ini hanya formalitas dan tidak menyentuh aktor utama, sehingga praktik perjudian terus berulang. Kepercayaan publik terhadap pemberantasan perjudian pun makin tergerus.
Dari perspektif sosial, tokoh adat Papua menyampaikan keprihatinan mendalam. Ia menilai praktik togel telah merusak struktur sosial, menggerogoti ekonomi masyarakat kecil, serta mengancam masa depan generasi muda Papua. “Anak-anak Papua harus dijauhkan dari lingkungan seperti ini. Jangan biarkan mereka terjerumus,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik saja tidak cukup. Pemerintah Daerah Paniai harus hadir menjaga moral dan ketertiban masyarakat. “Praktik togel ini sudah masuk terlalu dalam. Dampaknya sangat merusak,” tambahnya.
Kini, masyarakat mendesak Kepolisian dan Pemda Paniai Tengah mengambil langkah tegas, transparan, dan menyeluruh. Mereka menuntut penindakan nyata terhadap semua pelaku, terutama bandar besar yang selama ini diduga tak tersentuh hukum. Warga juga meminta aparat bersikap terbuka jika ada oknum yang terlibat.
Menurut warga, pemutusan mata rantai perjudian hanya bisa terwujud jika aktor utama diproses secara hukum. Jika tidak, praktik ini dikhawatirkan akan semakin mengakar dan sulit dibongkar.
Masyarakat Paniai kini menunggu langkah konkret. Mereka tidak ingin pembubaran hanya menjadi kegiatan rutin yang mudah ditebak, sementara sang bandar tetap bebas mengoperasikan bisnis haram dari balik layar. Warga berharap praktik togel benar-benar diberantas, bukan sekedar tiarap sementara lalu bangkit kembali.
Sementara itu, Kapolres Paniai AKBP Roycke H. F. Betaubun, S.I.P., S.I.K., M.Si., M.Tr. hingga berita ini diterbitkan belum dapat dikonfirmasi Redaksi Tobagoes Papua (AC)

